BULUAN “CUMI” GUA

Ini adalah secuplik artikel yang gua ambil dari majalah “intisari”.

Boleh percaya boleh gak, fakta di balik ciuman ternyata lebih bikin deg-degan ketimbang filmnya. Perlu dicatat, disamping memuaskan hasrat, ciuman bisa membuat pelakunya lebih sehat secara fisik maupun psikis. Tapi…ciuman itu ternyata bisa menjadi vektor menularnya penyakit tertentu, menyeramkan bukan??

BAHAYA PAKAI LIDAH
Ciuman, apa pun gayanya, tentu melibatkan kontak bibir. Kecuali ciuman jarak jauh, atau cium kangen yang dititipkan pada surat cinta atau angin.

Saat kontak bibir itulah, proses penularan sejumlah penyakit terjadi. Memang prosesnya tidak bisa disamaratakan untuk semua penyakit. Namun tetap aja harus berhati-hati sebelum mencium.

Misalnya, saat mencium orang yang riwayat hidup kesehatannya belum diketahui secara pasti, seperti pacar baru, calon pacar, kenalan di bioskop dll, wuah kalo nekat, apalagi dilakukan di depan umum bisa berabe tuh.

Transmisi HIV lewat ciuman sampe saat ini belum bisa dibuktikan. Barangkali, karena jumlah virus HIV di dalam air ludah relatif lebih kecil ketimbang di dalam darah, air mani, atau cairan vagina. Selain itu, air ludah mengandung bahan” penghambat pertumbuhan mikroorganisme, seperti enzim lisosom.

Jika ciuman hanya berupa cipok, ciuman ringan, cium kening, atau bibir luar saja, HIV diyakini tidak menular. Tapi jika aksinya menjurus pada “french kissing” yang menyertakan lidah sebagai faktor penambah nikmat, sehingga terjadi pertukaran cairan mulut, maka bisa aja HIV bermigrasi. Lebih” jika terdapat luka di mulut. Celakanya keberadaan luka kadang tidak disadari. Namun, luka sekecil apapun tetap bisa menjadi jalan masuk bagi makhluk” tak kasat mata telanjang itu.

Diluar HIV, macih ada sederetan penyakit infeksi yang bisa menular lewat french kissing. Dari deretan virus, terdapat hepatitis dan herpes labialis. Dari kelompok bakteri, ada sifilis, gonore, dan tuberkulosis. N dari kelas jamur, ada Candida albicans.

ROMANTIS TAPI MEMATIKAN
Umumnya penyakit yang menular lewat ciuman adalah penyakit menular seksual (PSM) yang disebabkan infeksi.

Hal ini wajar, karena makhuk “halus” itu memang suka berkeliaran dari satu korban ke koran lain melalui cairan tubuh. Namun meski tak ada riwayat infeksi, setiap orang tetap harus berhati-hati, terutama mereka yang alergi terhadap makanan tertentu. Berciuman memang tidak bisa dilakukan sembarangan. Yang paling penting, pastikan yang Anda cium bukan pacar, istri, atau suami orang…Weheheh.

2 comments
  1. say2 said:

    wah brarti klo mo pacaran harus ngajak dokter pribadi nich, hehe..

    apalagi klo dt4 sepi, hiiiii…serem…,bnyk ‘setan’ yg menggoda

    atau skalian ngajak paranormal aja buat ngusir tu setan

    jadi ‘cumi yg beracun’ ga akan menulari qt

    ya ga??

  2. Tix Tux said:

    Yuppi…bener banget kalo perlu qt pacaran dit4 rame ajah.

    Yah buat jaga” aja biar gak terjadi sesuatu yang gak diinginkan

    Heheh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: